| Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra TRIBUNJAKARTA.COM, PALU - Setelah sempat berhenti berjualan pasca gempa dan tsunami, saat ini sudah mulai terlihat para pedagang kaki lima (PKL) di berbagai ruas jalan di Palu, Sulawesi Tengah. Salah satu PKL yang sudah banyak terlihat di Palu yakni para pedagang martabak. Keberadaan mereka pun menjadi incaran para warga yang sepertinya sudah begitu merindukan untuk makan cemilan setelah selama lebih dari sepekan hanya makan seadanya di rumah atau pun di pengungsian. Baca: 2 Orang Tewas di Sumenep Akibat Gempa 6,4 SR di Situbondo Tak ayal, beberapa pedagang martabak mengaku dagangannya sudah ludes terjual hanya dalam hitungan jam saja. Sedangkan para pedagang martabak yang masih melayani pembeli tampak terlihat adanya antrean panjang. Seperti yang terlihat di Jalan Emmy Saelan, Tatura Selatan, Palu. Di tempat ini, terlihat belasan orang mengantre untuk membeli martabak. Untuk mengantisipasi agar pembeli mengantre dengan tertib, pedagang di tempat ini menerapkan nomor antrean. Total ada 100 nomor antrean yang disiapkan di tempat ini. Let's block ads! (Why?) October 11, 2018 at 06:39AM via Tribunnews.com https://ift.tt/2C9CWJJ |
No comments:
Post a Comment