Pages

Friday, October 12, 2018

KPU: Jangan Salah Artikan Maksud Kunjungan Peserta Pemilu

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisioner KPU RI, Pramono Ubaid Tantowi, meminta masyarakat secara jernih melihat kedatangan peserta pemilu di tempat ibadah, lembaga pendidikan atau instansi pemerintah.

Menurut dia, kedatangan peserta pemilu di tempat itu tidak semata-mata bisa langsung dimaknai sebagai kampanye.

Dia mencontohkan kondisi di mana calon anggota legislatif (caleg) masuk ke masjid untuk melakukan ibadah salat Dzuhur.

Baca: Sikapi Kicauan Andi Arief, Kubu Jokowi: Mungkin Kubu Prabowo Lagi Renggang

Dia menegaskan, itu tidak bisa disebut kampanye.

Lalu, contoh lainnya pada saat caleg memenuhi undangan dari dinas tertentu oleh pemerintah daerah tertentu untuk mengisi suatu acara.

"Jadi tergantung apa yang dilakukan, apa yang diucapkan, apa yang disampaikan," ujar Pramono, Jumat (12/10/2018).

Sehingga, dia meminta, untuk melihat maksud dan tujuan peserta pemilu datang ke tempat itu.

Sebab, dia menegaskan, terdapat unsur-unsur kampanye yang harus dipenuhi.

Baca: Hampir 4000 Guru Kontrak di Bekasi 2 Bulan Belum Gajian, Dinas Pendidikan: Tunggu Ada APBD Perubahan

"Apakah membawa atribut atau tidak, menyampaikan pesan kampanye atau tidak. Selanjutnya, apakah peserta pemilu itu datang, dia membawa tim kampanye secara lengkap atau tidak. Semua itu tergantung dari banyak hal," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


October 12, 2018 at 05:04PM
via Tribunnews.com https://ift.tt/2CGlD4k
RSS Feed

If New feed item from http://ftr.fivefilters.org/makefulltextfeed.php?url=http%3A%2F%2Fwww.tribunnews.com%2Frss&max=3, then Send me an email


Unsubscribe from these notifications or sign in to manage your Email Applets.

IFTTT

No comments:

Post a Comment