| TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Stenly Tatoy (37), nelayan asal Pulau Gangga Minahasa Utara yang ditemukan di Pulau Yap, Mikronesia, setelah hilang di lautan selama 80 hari membeber kisah ajaib yang dialaminya selama di laut. Kepada tribunmanado.co.id, Stenly Tatoy yang sedang melakukan video call dengan sang adik Herdi Tatoy di Restaurant Jumbo tempat Herdi bekerja. Stenly menuturkan ia hanyut dari tanggal 9 Juli, ia bertahan hidup dengan memakan ikan. Seperti Aldi Adilang, dia memotong papan di rakit menjadi kayu bakar untuk membakar ikan. "Kadang saya makan ikan mentah," kata dia. Stenly menuturkan, ia menghabiskan waktu dengan membaca Alkitab dari kejadian hingga wahyu. "Saya baca sampai habis," kata dia. Ia diselamatkan oleh seorang nelayan setempat yang baik hati pada 5 Oktober. Kondisinya sudah kepayahan kala itu. Ia sudah mulai berhalusinasi. Baca: Jenazah Rindang Melisa, Korban Kecelakaan Kapal Laut Puskesmas Keliling Diterbangkan ke Jakarta Let's block ads! (Why?) October 12, 2018 at 03:25PM via Tribunnews.com https://ift.tt/2C9xDKC |
No comments:
Post a Comment